PROPOLIS DIAMOND

Adalah tidak berlebihan
jika ada yang mengatakan,
jika Anda membawa satu botol kecil
Propolis Diamond sama saja Anda ...

membawa OBAT SATU APOTIK !



Minggu, 05 Mei 2013

Sudah Sehatkah Pola Makan Anda ?

Dengan mengkonsumsi menu makanan yang sempurna pun Anda masih bisa kekurangan gizi. Mengapa? Dan apa yang dapat kita lakukan?

MESKI Anda telah berusaha keras untuk makan dengan baik, memilih menu makanan sehat yang terdiri dari beras merah, banyak buah dan sayuran, cukup protein dan lemak yang sehat, belum tentu Anda tidak memerlukan suplemen vitamin dan mineral. Ada beberapa alasan penting mengapa menu makanan yang baik saja tidak cukup untuk menyehatkan tubuh.



1. Pola makan Anda mungkin tak sebaik yang Anda kira

Kebanyakan orang tidak makan buah dan sayuran dalam jumlah yang cukup. Menurut penelitian, hanya 9 sampai 32 persen orang Amerika memakan 3-5 porsi buah dan sayuran yang dianjurkan.

Menurut Jeffrey Bloomberg Ph.D, seorang peneliti antioksidan dari Tufts University, Boston, Amerika, walaupun kita sudah memakan sayuran menurut porsi yang dianjurkan, kita tetap perlu suplemen. Mengapa? Karena umumnya kita masih sering tergoda untuk menyentuh makanan lain di luar menu makanan yang ditetapkan.

Makanan lain di luar menu tersebut, bisa saja menjegal usaha Anda, meski telah mengkonsumsi menu makanan yang sehat. Gorengan misalnya, penuh dengan lemak teroksidasi (radikal bebas) yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Mengkonsumsi suplemen vitamin E akan membantu mencegahnya. Tapi tentu akan lebih baik jika Anda bisa menghindari makan gorengan. Selain itu, obat-obatan sering juga menghambat penyerapan nutrisi di dalam tubuh, dan hal itu bisa diatasi dengan multivitamin.


2. Makanan Anda telah banvak kehilangan zat gizinya

Saat ini bahkan makanan berkualitas paling baik pun telah banyak kehilangan zat gizinya sejak dipanen hingga dimasak dan siap dimakan. Ketika kadar mineral esensial tanah menyusut karena ditanami terus tanpa diistirahatkan (overfarming) atau variasi geografis, tanaman yang tumbuh di atasnya juga akan memiliki kadar mineral yang rendah. "Tanah dengan kadar selenium rendah menghasilkan makanan yang juga berkadar selenium rendah, dan rendahnya asupan selenium yang masuk ke dalam tubuh dapat meningkatkan risiko penyakit kanker," jelas Harold D. Foster Ph.D., seorang ahli geografi medis dan profesor pada University of Victoria di Kanada.

Nutrisi yang larut dalam air seperti vitamin C dan kelompok vitamin B, menurun kadarnya setelah melalui proses pemanenan, penyimpanan di gudang, pemasakan, penyimpanan dalam lemari es, dan pemanasan ulang. Misalnya saja, separuh kadar asam folat dalam makanan akan langsung hancur begitu dimasak, kata Hugh D. Riordan M.D., seorang dokter berorientasi nutrisi dan kepala klinik nonprofit Bright Spot for Health di Wichita, Kansas.


3. Tubuh Anda salah menangani Nutrisi


Kurang lebih 50 tahun yang lalu, Roger Williams, seorang ahli biokimia nutrisi menggunakan istilah 'individualitas biokimia' untuk menggambarkan perbedaan struktur biokimia, anatomi, dan genetika tubuh kita yang berpengaruh pada cara tubuh menangani nutrisi dan cara suplemen dapat mengatasi perbedaan tersebut.

Jika Anda bermata biru, Anda mungkin memerlukan lebih banyak lutein untuk mencegah kemunduran saraf penglihatan, penyebab kebutaan paling utama pada usia lanjut. Jika Anda tertekan, Anda perlu vitamin B lebih banyak. Jika Anda merokok atau minum alkohol, Anda memerlukan vitamin C lebih banyak. Jika Anda berusia di atas 65 tahun dan mengalami penurunan produksi asam lambung (hal ini terjadi pada 1/3 dari kalangan lanjut usia), Anda memerlukan vitamin B12 dalam dosis yang lebih besar. Dan jika Anda menderita penyakit cystic fibrosis yang mengganggu penyerapan lemak, Anda perlu mengkonsumsi suplemen yang larut dalam lemak seperti vitamin E dan beta karoten.


4. Anda perlu pertolongan ekstra melawan penyakit dan penuaan

Suplemen bukanlah obat awet muda, tapi bukti menunjukkan bahwa beberapa di antaranya dapat memperlambat proses penuaan dan memperkecil risiko penyakit terkait seperti kanker dan penyakit jantung. Misalnya, radikal bebas mempercepat proses penuaan clan merusak sel T dalam tubuh. Hal ini dapat dicegah dengan mengkonsumsi antioksidan seperti vitamin C dan E. Sayangnya, sulit mendapatkan cukup vitamin E dari makanan untuk mencegah penyakit dan memperlambat penuaan; Blumberg lebih memilih suplemen vitamin E karena untuk mendapatkannya dari makanan, Anda harus mengkonsumsi makanan berlemak dan berkalori seperti sans salad, dalam jumlah besar.

Suplemen juga dapat mencegah berbagai penyakit genetik. Sekitar tahun 1940-an, seorang dokter spesialis anak bernama Henry Turkel M.D. menggunakan vitamin untuk anak-anak yang menderita sindroma Down. Makin awal anak itu memulai terapi ini, perkembangan fisik dan mental mereka pun makin normal. Nampaknya suplemen bisa membantu mengatasi beberapa gejala ketidakmampuannya. Contoh lain, banyak orang yang secara genetik mempunyai kelainan pada metabolisme asam folat, yang meningkatkan risiko penyakit jantung, dan pada wanita meningkatkan risiko melahirkan dengan neural tubes defects (kelainan saluran sistem saraf). Mengkonsumsi suplemen asam folat dapat mengatasi hal-hal ini.

Jadi kesimpulannya, cara terbaik untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan tubuh adalah dengan mengatur pola makan yang baik dan mengkonsumsi suplemen dengan cara yang tepat. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang tinggi asupan vitamin, mineral dan zat gizi mikro lainnya akan cenderung lebih sehat.

Cara pertama adalah dengan makan buah dan sayuran yang bervariasi (paling tidak 5 porsi dalam sehari), memperkecil konsumsi karbohidrat olahan dan membatasi lemak yang tidak sehat, termasuk minyak terhidrogenasi yang banyak terdapat pada makanan olahan (untuk lebih jelasnya, baca: 'Mengapa dasarnya harus makanan?').

Untuk mulai mengkonsumsi suplemen, awali dengan mengkonsumsi multivitamin-multimineral penting, jika kondisi kesehatan Anda relatif prima. Jika Anda mulai mengkonsumsi suplemen untuk kondisi tertentu, jalani selama 30 hari, kemudian amati apakah ada perbedaan yang dirasakan. Bekerjasamalah dengan ahli terapi nutrisi atau dokter yang berorientasi pada nutrisi. Proses yang lengkap, termasuk pengukuran kadar vitamin dan mineral akan mengidentifikasi apa yang tidak diperoleh tubuh Anda dari makanan.

Penelitian menunjukkan bahwa suplemen tertentu dapat mencegah atau membantu mengobati penyakit. Ada lima suplemen yang dapat dipertimbangkan:

1. Coenzyme Q10
terkadang digunakan untuk menangani gagal jantung dan kanker. Suplemen ini meningkatkan kadar energi sel dan dapat dijadikan penambah tenaga sehari-hari. Minum 30 gram per hari.

2. Lutein
Makin banyak bukti menunjukkan khasiat lutein sebagai pemelihara kesehatan mata. Ada suplemen yang mengandung lutein alami atau lutein bebas. Minum antara 5 sampai 10 gram per hari

3. Lemak Omega-3
Sekitar 2000 studi ilmiah mendukung pentingnya lemak Omega-3 (asam lemak) bagi kesehatan. Riset membuktikan bahwa suplemen ini mengurangi risiko penyakti jantung dan arrhythmia (ketidakteraturan denyut jantung) serta merupakan anti peradangan yang ampuh. Minum 3 sampai 4 gram per hari atau makan paling tidak dua porsi ikan laut seperti salmon atau makarel, termasuk biji flaxseed dan minyak flaxseed.

4. Vitamin C
Anda mungkin sudah tahu tentang penelitian yang mengatakan bahwa vitamin C dapat menghancurkan DNA. Namun banyak penelitian lain menunjukkan bahwa vitamin C dapat mencegah berbagai penyakit termasuk kanker. Karena itu, minumlah 500 sampai 2000 gram per hari. Tapi mengkonsumsi vitamin C dosis tinggi sebaiknya hanya dilakukan pada saat kondisi tubuh sedang menurun. Lagi pula mengkonsumsi vitamin C dosis tinggi bisa menyebabkan diare. Kurangi dosisnya jika hal ini sampai terjadi.

5. Vitamin E
Dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Minum 400 sampai 800 IU per hari dalam bentuk alami, yaitu d-alpha-tocopherol. (Jika Anda dalam perawatan dan harus minum obat tertentu, pastikan Anda tidak minum obat yang memiliki efek mengencerkan darah, bersamaan dengan konsumsi vitamin E.


Makanan Tetap yang Utama

Suplemen seharusnya memang hanya berfungsi sebagai tambahan, bukan pengganti makanan sehat. Untuk memperoleh tubuh yang sehat, Anda harus memulai diet yang kaya makanan nabati utuh. Berikut ini tiga alasan mengapa suplemen tidak bisa sepenuhnya menggantikan fungsi bahan makanan.


1. Beberapa komponen tidak terdapat dalam bentuk pil

Hugh Riordan M.D., dokter berorientasi nutrisi dari klinik Bright Spot for Health, Wichita, Kansas, mengatakan bahwa manusia belum menemukan semua jenis zat gizi dan zat fitokimiawi yang terdapat pada makanan yang utuh (whole food). Sedangkan zat gizi dan fitokimiawi yang sudah ditemukan belum seluruhnya tersedia dalam bentuk pil.


2. Makanan mensuplai serat

Serat adalah selulosa tidak tercerna yang terdapat pada sayuran, buah, dan padi-padian utuh. Serat menjaga kelembaban dan memperbesar volume makanan yang telah dicerna di dalam usus, sehingga memberikan rasa kenyang (menurunkan kecenderungan makan yang berlebihan), serta melancarkan jalannya makanan dalam sistern pencernaan. Lancarnya proses pencernaan akan mengurangi risiko berbagai penyakit, termasuk divertikulitis (terjadinya bisul pada kolon). Diet tinggi serat juga menurunkan kadar gula darah, yang memperkecil risiko penyakit jantung dan diabetes. Karena serat dapat melarutkan nutrisi dalam tubuh, lebih baik mengkonsumsi serat melalui sumber makanan daripada minum suplemen serat yang miskin gizi.

Hasil penelitian yang beredar luas saat ini memang menyatakan bahwa mengkonsumsi makanan berserat tinggi tidak menurunkan risiko menderita kanker kolon. Karena hal itu tergantung pula pada jenis makanannya, alami atau tidak. Juga tergantung keseluruhan pola makan dan gaya hidup. Namun Richard A. Hodin, M.D., peneliti dari Sekolah Kedokteran Harvard di Boston baru-baru ini menemukan bahwa serat mampu mengaktifkan gen yang bisa menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker kolon.


3. Makanan mengandung lebih banyak air

Hampir seluruh tubuh kita terdiri dari air. Namun air jarang dilihat sebagai nutrisi yang esensial. Pasokan air dalam tubuh tidak harus berasal dari air yang diminum sehari-hari. Buah dan sayuran pun mengandung banyak air. Makan lima porsi buah seperti apel, jeruk dan semangka setiap hari sama dengan minum tiga gelas air. Keuntungan lain adalah Anda juga mendapat berbagai vitamin penting yang larut dalam air, seperti vitamin C, dalam bentuk yang lebih mudah diserap.

Semoga Bermanfaat.
Terima Kasih, Salam Sukses untuk Anda !

Rachmadi Triatmojo
Pengelola terapi-alami.com

http://www.terapi-alami.com
gaya hidup sehat alami masyarakat masadepan (baca : islami)


Sumber : Majalah Nirmala Maret 2002


NB : Jika anda suka posting artikel ini, silakan share ke teman FACEBOOK Anda. Cukup dengan meng-KLIK link ini ! Terimakasih.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Terapi Alami Herbal Pilihan
Kopi Racik Bumbu Arab (KRBA)
Rp 150.000,-
 Rp 135.000 ,- (2-5 botol)
Rp 120.000 ,- (6-10 botol)
Rp 112.500 ,- (11 botol ke atas)

   
Kapsul
 Sarang Semut Kapsul Sarang Semut

 P. Jawa Rp 75.000,-
Luar P. Jawa Rp 80.000 ,-


   
Gamat HIU
(Herbal Indo Utama)

 P. Jawa Rp 75.000,-
Luar P. Jawa Rp 80.000 ,-


   

Orimarru


Rp 150.000,-


   
Madu Hitam Pahit
Ar Rohmah
Madu Hitam Pahit Ar Rohmah
 Rp 85.000,-
 Rp 76.500 ,- (2-5 botol)
Rp 68.000 ,- (6-10 botol)
Rp 63.750 ,- (11 botol dst)

   
Madu Hitam Pahit Insuline
Darusyifa
Madu Hitam Pahit Insuline Darusyifa

 Rp 75.000,-
 Rp 67.500 ,- (2-5 botol)
Rp 60.000 ,- (6 botol dst)

   
Kopi Racik Bumbu Arab (KRBA)
Rp 150.000,-
 Rp 135.000 ,- (2-5 botol)
Rp 120.000 ,- (6-10 botol)
Rp 112.500 ,- (11 botol ke atas)

   
Kapsul
 Sarang Semut Kapsul Sarang Semut

 P. Jawa Rp 75.000,-
Luar P. Jawa Rp 80.000 ,-


   
Gamat HIU
(Herbal Indo Utama)

 P. Jawa Rp 75.000,-
Luar P. Jawa Rp 80.000 ,-


   

Orimarru


Rp 150.000,-


   
Madu Hitam Pahit
Ar Rohmah
Madu Hitam Pahit Ar Rohmah
 Rp 85.000,-
 Rp 76.500 ,- (2-5 botol)
Rp 68.000 ,- (6-10 botol)
Rp 63.750 ,- (11 botol dst)

   
Madu Hitam Pahit Insuline
Darusyifa
Madu Hitam Pahit Insuline Darusyifa

 Rp 75.000,-
 Rp 67.500 ,- (2-5 botol)
Rp 60.000 ,- (6 botol dst)

   
Kopi Racik Bumbu Arab (KRBA)
Rp 150.000,-
 Rp 135.000 ,- (2-5 botol)
Rp 120.000 ,- (6-10 botol)
Rp 112.500 ,- (11 botol ke atas)

   
Kapsul
 Sarang Semut Kapsul Sarang Semut

 P. Jawa Rp 75.000,-
Luar P. Jawa Rp 80.000 ,-


   
Gamat HIU
(Herbal Indo Utama)

 P. Jawa Rp 75.000,-
Luar P. Jawa Rp 80.000 ,-


   

Orimarru


Rp 150.000,-


   
Madu Hitam Pahit
Ar Rohmah
Madu Hitam Pahit Ar Rohmah
 Rp 85.000,-
 Rp 76.500 ,- (2-5 botol)
Rp 68.000 ,- (6-10 botol)
Rp 63.750 ,- (11 botol dst)

   
Madu Hitam Pahit Insuline
Darusyifa
Madu Hitam Pahit Insuline Darusyifa

 Rp 75.000,-
 Rp 67.500 ,- (2-5 botol)
Rp 60.000 ,- (6 botol dst)

   
Kopi Racik Bumbu Arab (KRBA)
Rp 150.000,-
 Rp 135.000 ,- (2-5 botol)
Rp 120.000 ,- (6-10 botol)
Rp 112.500 ,- (11 botol ke atas)

   
Kapsul
 Sarang Semut Kapsul Sarang Semut

 P. Jawa Rp 75.000,-
Luar P. Jawa Rp 80.000 ,-


   
Gamat HIU
(Herbal Indo Utama)

 P. Jawa Rp 75.000,-
Luar P. Jawa Rp 80.000 ,-


   

Orimarru


Rp 150.000,-


   
Madu Hitam Pahit
Ar Rohmah
Madu Hitam Pahit Ar Rohmah
 Rp 85.000,-
 Rp 76.500 ,- (2-5 botol)
Rp 68.000 ,- (6-10 botol)
Rp 63.750 ,- (11 botol dst)

   
Madu Hitam Pahit Insuline
Darusyifa
Madu Hitam Pahit Insuline Darusyifa

 Rp 75.000,-
 Rp 67.500 ,- (2-5 botol)
Rp 60.000 ,- (6 botol dst)

   
PANDUAN DENAH
PANDUAN DENAH