PROPOLIS DIAMOND

Adalah tidak berlebihan
jika ada yang mengatakan,
jika Anda membawa satu botol kecil
Propolis Diamond sama saja Anda ...

membawa OBAT SATU APOTIK !



Senin, 29 April 2013

Makanan Berserat dan Manfaatnya

Mengapa kita selalu diingatkan untuk cukup mengkonsumsi makanan berserat seperti buah-buahan, sayur mayur, roti gandum, atau kacang-kacangan ?

Inilah alasan-alasannya.


12 MANFAAT MAKANAN BERSERAT

1. Membantu Mengatasi Diabetes

Serat larut dapat membantu memperlambat pemecahan dan penyerapan glukosa. Jadi sekalipun hormon insulin penderita diabetes jumlahnya terbatas, tidak akan sampai kewalahan melayani glukosa yang beredar dalam darah.


2. Mencegah Sembelit

Sembelit terjadi jika kita lebih banyak menyantap makanan olahan pabrik dan kurang mengkonsumsi makanan berserat. Akibatnya, akan sulit mengeluarkan kotoran dari dalam tubuh. Konsumsilah cukup serat agar BAB (buang air besar) lancar. jika BAB selalu lancar dan tidak perlu dilakukan sambil mengejan, kita akan terhindar dari kemungkinan wasir, bisul usus, hingga hernia.


3. Membantu Menurunkan Berat Badan

Makanan kaya serat biasanya rendah lemak, sehingga bisa membantu mengurangi total asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu, mengkonsumsi banyak makanan berserat cepat menimbulkan rasa kenyang, karena di dalam lambung serat makanan menyita banyak tempat. Dengan begitu, kita tidak sering diganggu rasa lapar, sehingga tidak ingin sering-sering mengudap makanan.


4. Membuat Awet Muda

Makanan kaya serat seperti buah-buahan dan sayur mayur juga kaya antioksidan yang bisa melawan radikal bebas sebelum menimbulkan kerusakan pada sel-sel tubuh. Dengan begitu, bisa menghambat penuaan, juga merangsang pertumbuhan atau regenerasi jaringan.


5. Membantu Proses Detoksifikasi

Serat memudahkan sampah makanan dan sisa metabolisms dibuang pada waktunya, sehingga tidak sampai terfermentasi oleh bakteri pembusuk. Bersamaan dengan gerakan maju mendorong di dalam usus, serat dalam sampah makanan sekaligus bekerja mengikis endapan kotoran yang terdapat pada dinding usus. Dengan demikian membantu proses detoks.


6. Membantu Mencegah Kanker Usus Besar dan Kanker Payudara


Serat bekerja mengusir kanker dengan dua cara, pertama menyerap cairan sehingga menurunkan konsentrasi zat pencetus kanker dalam usus besar. Kedua, mempercepat waktu transit sampah makanan di usus, sehingga usus tidak terlalu lama tercemar senyawa karsinogenik tersebut.

Bagi wanita, serat juga membantu mencegah kanker payudara dengan cara membantu penyerapan hormon estrogen. Karena estrogen yang tidak bisa diserap dengan baik akan kembali beredar di dalam tubuh dan memicu berbagai gangguan, di antaranya kanker payudara.


Contoh makanan kaya serat

Bahan pangan       Kandungan serat (gram%)
Jeruk keprok                   7
Jeruk bali                         6
Apel                                5
Jambu biji                        4,1
Pisang                             4
Pir                                  4
Kiwi                               3
Kurma                           3
Alpukat                         3
Stroberi                         4
Brokoli                          5
Wortel rebus                  3,7
Bayam                           4,75
Kacang hijau                  4,3
Kacang tolo                   4,5
Kacang merah                3,8
Buncis                            3
Toge                              3
Jagung muda                   3


7. Membantu Menurunkan Kolesterol


Jenis serat yang larut dalam air umumnya bisa mengikat kolesterol dalam makanan, sehingga tidak terserap ke dalam tubuh, lalu mengeluarkannya bersama kotoran (faeces). Sedangkan pektin (baca Serat Makanan dan Jenisnya) bisa mengikat asam empedu yang beredar dalam sistem pencernaan. Untuk mengembalikan kadar asam empedu yang berkurang, organ hati akan menarik kolesterol dalam darah untuk diubah menjadi asam empedu. Dengan begitu, kadar kolesterol dalam darah tetap normal.


8. Memperindah Kulit Rambut & Kuku

Makanan kaya serat seperti buah-buahan dan sayur mayur juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan rambut, kulit, dan kuku, seperti vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin B, asam folat, zat kapur, zat besi, magnesium, dan fosfor. Sedangkan gandum utuh atau beras merah, kacang-kacangan, dan biji-bijian akan memberikan asam lemak esensial. Unsur-unsur tersebut akan membuat kulit halus dan bersinar, rambut lebih lembut serta tumbuh lebih subur, dan kuku tumbuh sehat dan indah.


9. Membantu Mengatasi Anemia

Kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi akan membuat Anda mudah terkena anemia (kurang darah). Sumber zat besi yang baik adalah ikan dan daging merah. Namun jika Anda rajin menyantap sayuran hijau, Anda juga akan mendapatkan pasokan zat besi, tapi syaratnya harus dibarengi vitamin C. Jadi minumlah segelas jus jeruk orange sebelum mengkonsumsi sepiring sayuran hijau dengan makanan lainnya.


10. Mencegah Usus Buntu

Cukup makan serat makanan akan membantu melunakkan sampah makanan, sehingga tidak menginap terlalu lama di dalam usus besar. Hal itu bisa mencegah sebagian sampah makanan nyasar ke dalam usus buntu. Sehingga kemungkinan terjadinya radang usus buntu bisa diperkecil.


11. Membantu Perkembangan Bakteri Baik dalam Usus

Makanan kaya serat juga merupakan nutrisi yang cocok untuk kehidupan bakteri 'baik di dalam usus besar, tetapi tidak disukai bakteri patogen (yang menimbulkan penyakit). Karena itu, banyak mengkonsumsi makanan berserat juga membantu menunjang perkembangan bakteri baik. Sehingga pencernaan dan tubuh kita akan lebih sehat, karena lebih banyak terdapat bakteri baik daripada bakteri patogen di dalam usus.


12. Memperbaiki Mood


Selagi tidur, kondisi tubuh seperti saat ketika berpuasa singkat, kadar gula darah juga rendah. Makan makanan berserat seperti roti gandum atau nasi beras merah sebagai sarapan akan membantu membuat kadar gula dalam darah kita tetap stabil. Sehingga kita mendapat cukup energi sampai tiba waktu makan siang.

Hindari makan berlebihan makanan yang telah diproses di pabrik atau yang kadar gulanya tinggi, seperti biskuit, cake, kue bolu, atau minuman cola secara berlebih. Makanan semacam itu membuat tubuh langsung memproduksi gula darah dalam kadar tinggi, tapi sifatnya hanya sementara. Sehingga sesudahnya kita akan kembali merasa lesu.


SERAT MAKANAN & JENISNYA


MANFAAT serat makanan dalam kesehatan telah dikenal sejak tahun 1970, karena dua orang dokter asal Inggris. Ketika itu, setelah lama bekerja di Afrika Selatan, mereka menemukan bahwa penyakit-penyakit yang banyak menyerang orang Barat ternyata jarang menyerang orang Afrika yang pola makannya kaya makanan berserat. Kesimpulan mereka, orang Barat yang pola makannya miskin serat akan menjadi lebih sehat jika mau meningkatkan konsumsi seratnya.

Serat makanan sebenarnya adalah bahan yang menyusun dinding sel tanaman, karena itu hanya terdapat dalam bahan makanan asal tumbuhan. Berdasarkan jenisnya, dikenal dua macam serat, yaitu serat yang tak larut dalam air dan serat yang larut dalam air.

Kelompok serat tak larut dalam air terdiri dari selulosa, hemiselulosa, dan lignin. Bentuknya mirip busa spon dan mampu menyerap air tiga kali volumenya. Bahan makanan sumber serat tak larut di antaranya bekatul, beras merah, cereal, roti gandum, buah yang dimakan bersama kulitnya (apel, pir, anggur), sayuran daun dan / atau yang dimakan bersama batangnya (sawi, kailan, seledri stik), sayuran buah (nangka muda, keluwih), kacang merah, kacang hijau, dan kacang tolo.

Sedangkan kelompok serat yang larut dalam air di antaranya adalah pektin, psillium, gum, beta-glukan, dan musilase. Meski bukan serat, tapi pektin dimasukkan kelompok serat larut, karena karakteristik fisiologisnya mirip, yakni tak bisa dicerna, berbentuk gel, dan larut dalam air. Bahan makanan sumber pektin di antaranya adalah jeruk, pepaya, pisang, apel, pir, sayuran tunas (asparagus, rebung, taoge), sayuran polong (kacang panjang, buncis, kapri), jagung, havermut, rumput laut, biji-bijian (termasuk selasih), dan cincau. Pektin mampu menyerap air 40-100 kali volumenya.

Psilium berasal dari getah tanaman berbiji Plantago ovata syn, Plantago ispaghula yang banyak digunakan sebagai bahan baku suplemen serat. Gum ditemukan pada makanan seperti havermut, barley, dan polong-polongan. Sedangkan betaglukan terdapat pada havermut dan barley.

Memang tidak setiap bahan pangan murni mengandung satu jenis serat. Beberapa bahan pangan seperti apel, pir, barley, pisang, buah prune, kol dan kembang kol mengandung kedua jenis serat sekaligus. Yang pasti, kedua jenis serat tersebut sama-sama bermanfaat untuk meringankan kerja peristaltik usus dalam mendorong kotoran keluar tubuh, sehingga proses pembuangan makanan berjalan lancar.


LAKUKAN SECARA BERTAHAP

MEMPERBANYAK konsumsi serat dalam menu sehari-hari perlu dilakukan secara bertahap. Berikan waktu kepada tubuh untuk menyesuaikan diri. Mengkonsumsi lebih banyak serat, berarti Anda perlu lebih banyak minum karena serat menyerap air. Beberapa bahan pangan berserat dari jenis kaca kacangan dan polong-polongan cenderung menghasilkan gas. Karena itu, lebih baik memulai mengkonsumsi dalam bentuk sereal dan buah-buahan.

Semoga Bermanfaat.

Terima Kasih, Salam Sukses untuk Anda !


Sumber : Majalah Nirmala Desember 2005

Rachmadi Triatmojo
Pengelola terapi-alami.com

http://www.terapi-alami.com
gaya hidup sehat alami masyarakat masadepan (baca : islami)


NB : Jika anda suka posting artikel ini, silakan share ke teman FACEBOOK Anda. Cukup dengan meng-KLIK link ini ! Terimakasih.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Terapi Alami Herbal Pilihan
Kopi Racik Bumbu Arab (KRBA)
Rp 150.000,-
 Rp 135.000 ,- (2-5 botol)
Rp 120.000 ,- (6-10 botol)
Rp 112.500 ,- (11 botol ke atas)

   
Kapsul
 Sarang Semut Kapsul Sarang Semut

 P. Jawa Rp 75.000,-
Luar P. Jawa Rp 80.000 ,-


   
Gamat HIU
(Herbal Indo Utama)

 P. Jawa Rp 75.000,-
Luar P. Jawa Rp 80.000 ,-


   

Orimarru


Rp 150.000,-


   
Madu Hitam Pahit
Ar Rohmah
Madu Hitam Pahit Ar Rohmah
 Rp 85.000,-
 Rp 76.500 ,- (2-5 botol)
Rp 68.000 ,- (6-10 botol)
Rp 63.750 ,- (11 botol dst)

   
Madu Hitam Pahit Insuline
Darusyifa
Madu Hitam Pahit Insuline Darusyifa

 Rp 75.000,-
 Rp 67.500 ,- (2-5 botol)
Rp 60.000 ,- (6 botol dst)

   
Kopi Racik Bumbu Arab (KRBA)
Rp 150.000,-
 Rp 135.000 ,- (2-5 botol)
Rp 120.000 ,- (6-10 botol)
Rp 112.500 ,- (11 botol ke atas)

   
Kapsul
 Sarang Semut Kapsul Sarang Semut

 P. Jawa Rp 75.000,-
Luar P. Jawa Rp 80.000 ,-


   
Gamat HIU
(Herbal Indo Utama)

 P. Jawa Rp 75.000,-
Luar P. Jawa Rp 80.000 ,-


   

Orimarru


Rp 150.000,-


   
Madu Hitam Pahit
Ar Rohmah
Madu Hitam Pahit Ar Rohmah
 Rp 85.000,-
 Rp 76.500 ,- (2-5 botol)
Rp 68.000 ,- (6-10 botol)
Rp 63.750 ,- (11 botol dst)

   
Madu Hitam Pahit Insuline
Darusyifa
Madu Hitam Pahit Insuline Darusyifa

 Rp 75.000,-
 Rp 67.500 ,- (2-5 botol)
Rp 60.000 ,- (6 botol dst)

   
Kopi Racik Bumbu Arab (KRBA)
Rp 150.000,-
 Rp 135.000 ,- (2-5 botol)
Rp 120.000 ,- (6-10 botol)
Rp 112.500 ,- (11 botol ke atas)

   
Kapsul
 Sarang Semut Kapsul Sarang Semut

 P. Jawa Rp 75.000,-
Luar P. Jawa Rp 80.000 ,-


   
Gamat HIU
(Herbal Indo Utama)

 P. Jawa Rp 75.000,-
Luar P. Jawa Rp 80.000 ,-


   

Orimarru


Rp 150.000,-


   
Madu Hitam Pahit
Ar Rohmah
Madu Hitam Pahit Ar Rohmah
 Rp 85.000,-
 Rp 76.500 ,- (2-5 botol)
Rp 68.000 ,- (6-10 botol)
Rp 63.750 ,- (11 botol dst)

   
Madu Hitam Pahit Insuline
Darusyifa
Madu Hitam Pahit Insuline Darusyifa

 Rp 75.000,-
 Rp 67.500 ,- (2-5 botol)
Rp 60.000 ,- (6 botol dst)

   
Kopi Racik Bumbu Arab (KRBA)
Rp 150.000,-
 Rp 135.000 ,- (2-5 botol)
Rp 120.000 ,- (6-10 botol)
Rp 112.500 ,- (11 botol ke atas)

   
Kapsul
 Sarang Semut Kapsul Sarang Semut

 P. Jawa Rp 75.000,-
Luar P. Jawa Rp 80.000 ,-


   
Gamat HIU
(Herbal Indo Utama)

 P. Jawa Rp 75.000,-
Luar P. Jawa Rp 80.000 ,-


   

Orimarru


Rp 150.000,-


   
Madu Hitam Pahit
Ar Rohmah
Madu Hitam Pahit Ar Rohmah
 Rp 85.000,-
 Rp 76.500 ,- (2-5 botol)
Rp 68.000 ,- (6-10 botol)
Rp 63.750 ,- (11 botol dst)

   
Madu Hitam Pahit Insuline
Darusyifa
Madu Hitam Pahit Insuline Darusyifa

 Rp 75.000,-
 Rp 67.500 ,- (2-5 botol)
Rp 60.000 ,- (6 botol dst)

   
PANDUAN DENAH
PANDUAN DENAH